Welcome to Hanum's blog

Penyakit Toxoplasmosis


Definisi Toxoplasmosis
Toxoplasmosis (toxo) adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit bersel tunggal yang disebut Toxoplasma gondii. Infeksi paling umum didapat dari kontak dengan kucing-kucing dan feces mereka atau daging mentah atau yang kurang masak.
Pusat-pusat pengontrol dan pencegah penyakit Amerika (CDC) memperkirakan bahwa lebih dari 60 juta orang-orang di Amerika mungkin membawa parasit Toxoplasma, namun hanya sangat sedikit yang mempunyai gejala-gejala karena sistim imun yang sehat biasanya menjaga parasit-parasit dari menyebabkan penyakit.

Faktor-Faktor Yang Meningkatkan Risiko Mendapatkan Toxo
Situasi-situasi berikut berpotensi memaparkan seseorang pada parasit toxoplasma dan meningkatkan risiko memperoleh toxoplasmosis:
  • menyentuh tangan-tangan anda pada mulut anda setelah berkebun, membersihkan tempat kucing buang air besar, atau apa saja yang bersentuhan dengan feces kucing
  • memakan daging mentah atau yang kurang masak, terutama daging babi, daging kambing, atau daging rusa
  • menyentuh tangan-tangan anda pada mulut anda setelah kontak dengan daging mentah atau setengah matang
  • transplantasi organ atau transfusi (ini adalah jarang)
Jika seorag wanita hamil ketika ia terinfeksi dengan toxo, infeksi dapat ditularkan darinya ke bayi dengan adakalanya konsekwensi-konsekwensi malapetaka.

Gejala-Gejala Umum Dari Toxoplasmosis
Meskipun orang-orang yang terinfeksi dengan toxoplasmosis seringkali tidak sadar mempunyai penyakit ini, gejala-gejala yang khas dari toxo adalah gejala-gejala seperti flu termasuk pembengkakan nodul-nodul limfa dan nyeri-nyeri otot dan nyeri-nyeri yang berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Jika sistim imun anda normal, anda tidak dapat memperoleh infeksi lagi.

Mengapa Beberapa Orang Mengembangkan Persoalan-Persoalan Yang Parah Dari Toxo ?
Sedikit orang-orang dengan toxo mengembangkan gejala-gejala karena sistim imun biasanya menjaga parasit dari menyebabkan penyakit. Bagaimanapun, siapa saja dengan sistim imun yang dikpompromikan berada pada risiko untuk persoalan-persoalan serius dari toxo.
Individu-individu ini termasuk mereka yang menjalani kemoterapi, orang-orang dengan HIV/AIDS atau kekacauan-kekacauan imun lain, dan penerima-penerima transplantasi organ baru-baru ini.
Pada orang-orang ini, infeksi yang terjadi kapan saja selama kehidupannya dapat aktif kembali dan menyebabkan gejala-gejala yang parah dari toxoplasmosis seperti kerusakan pada mata, otak, atau organ-organ lain.
Ocular toxoplasmosis, yang merusak mata-mata, dapat menjurus pada penglihatan yang berkurang, penglihata yang kabur, nyeri (seringkali dengan cahaya yang silau), kemerahan mata, dan adakalanya keluar air mata, menurut CDC.
Toxoplasmosis Dapat Berkembang Kedalam Penyakit Yang Lebih Serius Pada Bayi-Bayi ?
Sistem imun pada bayi-bayi adalah tidak dewasa (matang) sepenuhnya hingga setelah kelahiran.
Bayi-bayi dari wanita-wanita yang terpapar pada toxo dalam beberapa bulan menjadi hamil atau selama kehamilan berada pada risiko yang meningkat untuk mengembangkan kasus toxo yang parah. Menurut NIH (U.S. National Institutes of Health), wanita-wanita hamil yang baru saja berkontak dengan parasit toxoplasmosis mempunyai 40% kesempatan menularkannya pada bayi-bayi mereka yang belum dilahirkan. Wanita-wanita yang pertama kali terpapar pada toxo lebih dari enam bulan sebelum menjadi hamil kemungkinan tidak meneruskan infeksi pada anak-anak mereka.
Kebanyakan bayi-bayi tidak mempunyai gejala-gejala pada waktu kelahiran, namun persentase yang kecil mungkin dilahirkan dengan kerusakan mata atau otak. Sayangnya, tanda-tanda dan gejala-gejala dari penyakit sering tampak beberapa bulan setelah kelahiran.

Anak-anak yang dilahirkan dengan toxoplasmosis dapat menjadi menyedihkan dengan keterbelakangan mental, gangguan-gangguan hebat, Kejang-kejang, kelumpuhan cerebral, ketulian, dan gangguan penglihatan yang parah. Kepala bayi mungkin kecilnya abnormal (microcephaly) atau besarnya abnormal yang disebabkan oleh tekanan yang meningkat pada otak (hydrocephalus).
Mendiagnosa Toxo dalam Laboratorium
Ada banyak jenis-jenis yang berbeda dari tes-tes darah untuk toxoplasmosis. Hasil-hasil dapat menentukan apakah pasien telah mendapatkan toxo dan apakah infeksinya baru-baru ini ("akut") atau tidak.
Mencegah Toxoplasmosis
Karena toxo biasanya menyebabkan gejala-gejala yang ringan atau tidak ada gejala-gejala, dan sistim imun yang sehat mencegah parasit-parasit apa saja yang tersisa dalam tubuh dari menyebabkan gejala-gejala lebih lanjut, kebanyakan orang-orang tidak perlu khawatir tentang mendapatkan penyakit ini.
Bagaimanapun, jika anda mempunyai sistim imun yang lemah atau hamil, ada beberapa langkah-langkah yang anda harus ambil untuk mencegah paparan pada toxoplasmosis.
  • Jika anda mempunyai sistim imun yang lemah, dapatkan tes darah untuk toxoplasmosis. Jika tes anda positif, dokter anda dapat memberitahu anda apakah atau kapan anda perlu meminum obat untuk mencegah infeksi dari keaktifan kembali.
  • Jika anda merencanakan untuk hamil, anda mungkin mempertimbangkan diuji untuk toxo. Jika tesnya positif, tidak perlu khawatir tentang menularkan infeksi pada bayi anda (karena anda seharusnya mempunyai kekebalan terhadap parasit).
  • Jika anda telah hamil, anda harus mendiskusikan risiko toxoplasmosis anda dengan dokter anda yang mungkin memerintahkan contoh darah untuk diuji.
  • Pakai sarung tangan ketika anda berkebun atau melakukan sesuatu diluar rumah yang melibatkan penanganan tanah karena kucing-kucing seringkali menggunakan kebun dan kotak-kotak pasir sebagai tempat buang air besarnya. Cuci tangan-tangan anda dengan baik dengan sabun dan air hangat setelah aktivitas-aktivitas luar rumah, terutama sebelum anda makan atau menyiapkan makanan.
  • Dapatkan seseorang lain yang menangani daging mentah untuk anda. Jika ini tidak memungkinkan, pakai sarung-sarung tangan karet dan cuci dengan sabun dan air hangat secara menyeluruh segala papan-papan pemotong, sink-sink, pisau-pisau, dan alat-alat lain yang mungkin telah menyentuh daging mentah. Cuci tangan-tangan anda dengan baik dengan sabun dan air hangat setelahnya.
  • Masak semua daging secara seksama, terutama daging babi dan daging anak lembu.
.

Perawatan Untuk Toxoplasmosis

Sekali diagnosis dari toxoplasmosis ditegakan, anda dan dokter anda harus mendiskusikan apakah perawatan perlu. Pada seseorang yang biasanya sehat yang tidak hamil, perawatan tidak diperlukan. Gejala-gejala biasanya akan hilang dalam beberapa minggu. Untuk wanita-wanita hamil atau orang-orang yang mempunyai sistim imun yang lemah, obat-obat tersedia untuk merawat parasit yang menyebabkan toxoplasmosis.

RUBELLA dalam KEHAMILAN

1.      Imunitas selama kehamilan :
·            Kehamilan : penurunan fungsi kekebalan yang bersifat “cell mediated”
·            Infeksi virus pada wanita hamil akan memperlihatkan gejala yang lebih berat dibanding tidak hamil ( infeksi poliomyelitis, cacar air / chicken pox )
·            Sistem kekebalan yang masih belum matang pada janin akan menyebabkan janin atau neonatus lebih rentan terhadap komplikasi yang diakibatkan infeksi virus
2.      Terapi antivirus
    • Acyclovir adalah anti virus yang digunakan secara luas dalam kehamilan
    • Acyclovir diperlukan untuk terapi infkesi primer herpes simplek atau virus varicella zoster yang terjadi pada ibu hamil
    • Selama kehamilan dosis pengobatan tidak perlu disesuaikan
    • Obat antivirus lain yang masih belum diketahui keamanannya selama kehamilan : Amantadine dan Ribavirin
3.                  Pencegahan aktif dan pasif
    • Vaksin dengan virus hidup tidak boleh digunakan selama kehamilan termasuk polio oral, MMR (measles – mumps – rubella), varicella
    • Vaksin dengan virus mati seperti influenza, hepatitis A dan B boleh digunakan selama kehamilan
    • Imunoglobulin dapat digunakan selama kehamilan
    •  
RUBELLA
Rubella ( German Measles ) disebabkan oleh infeksi single – stranded RNA togavirus yang ditularkan via pernafasan dengan kejadian tertinggi antara bulan Maret sampai Mei, melalui vaksinasi yang intensif angka kejadian semakin menurun.
Infeksi virus ini sangat menular dan periode inkubasi berkisar antara 2 – 3 minggu
DIAGNOSIS :
Diagnosa ditegakkan melalui pemeriksaan serologi:
IgM akan cepat memberi respon setelah keluar ruam dan kemudian akan menurun dan hilang dalam waktu 4 – 8 minggu
IgG juga memberikan respon setelah keluar ruam dan tetap tinggi selama hidup
Diagnosa ditegakkan dengan adanya peningkatan titer 4 kali lipat dari hemagglutination-inhibiting (HAI) antibody dari dua serum yang diperoleh dua kali selang waktu 2 minggu atau setelah adanya IgM
Diagnosa Rubella juga dapat ditegakkan melalui biakan dan isolasi virus pada fase akut.
Ditemukannya IgM dalam darah talipusat atau IgG pada neonatus atau bayi 6 bulan mendukung diagnosa infeksi Rubella.

DAMPAK TERHADAP KEHAMILAN :
10 – 15% wanita dewasa rentan terhadap infeksi Rubella. Perjalanan penyakit tidak dipengaruhi oleh kehamilan dan ibu hamil dapat atau tidak memperlihatkan adanya gejala penyakit.
Derajat penyakit terhadap ibu tidak berdampak terhadap resiko infeksi janin. Infeksi yang terjadi pada trimester I memberikan dampak besar terhadap janin.
Infeksi fetal :
1.                  Tidak berdampak terhadap bayi dan janin dilahirkan dalam keadaan normal
2.                  Abortus spontan
3.                  Sindroma Rubella kongenital
Secara spesifik, infeksi pada trimester I berdampak terjadinya sindroma rubella kongenital sebesar 25% ( 50% resiko terjadi pada 4 minggu pertama ), resiko sindroma rubella kongenital turun menjadi 1% bila infeksi terjadi pada trimester II dan III 
SINDROMA RUBELLA KONGENITAL :
Intra uterine growth retardation simetrik
Gangguan pendengaran
Kelainan jantung :PDA (Patent Ductus Arteriosus) dan hiplasia arteri pulmonalis
Gangguan Mata :
Katarak
Retinopati
Mikroptalmia

Gangguan sistem saraf pusat :
Mikrosepalus
Panensepalus
Kalsifikasi otak
Retardasi psikomotor
Hepatitis
Trombositopenik purpura
Pemeriksaan rubella harus dikerjakan pada semua pasien hamil dengan mengukur IgG . Mereka yang non-imune harus memperoleh vaksinasi pada masa pasca persalinan. Tindak lanjut pemeriksaan kadar rubella harus dilakukan oleh karena 20% yang memperoleh vaksinasi ternyata tidak memperlihatkan adanya respon pembentukan antibodi dengan baik.
Infeksi rubella tidak merupakan kontra indikasi pemberian ASI
Tidak ada terapi khusus terhadap infeksi Rubella dan pemberian profilaksis dengan gamma globulin pasca paparan tidak dianjurkan oleh karena tidak memberi perlindungan terhadap janin. 

HERPER (TORCH)
TORCH kompleks (juga dikenal sebagai Storch, obor atau infeksi TORCH) adalah akronim medis untuk satu set infeksi perinatal (infeksi yaitu yang ditularkan dari ibu hamil kepada janinnya). Infeksi TORCH dapat menyebabkan anomali janin parah atau bahkan kehilangan janin. Mereka adalah sekelompok infeksi virus, bakteri, dan protozoa yang mendapatkan akses ke aliran darah janin plasenta melalui villi chorionic. Transmisi hematogen dapat terjadi setiap saat selama kehamilan atau kadang-kadang pada saat pengiriman melalui ibu-ke-janin transfusi.

Kompleks TORCH awalnya dianggap terdiri dari empat kondisi,dengan "TO" mengacu pada "Toxoplasma". Bentuk empat panjang masih digunakan dalam referensi modern, dan kapitalisasi "TORCH" kadang-kadang digunakan dalam konteks ini.
Atau, "O" didefinisikan ulang sebagai "lain", dan akronim ini terbilang sebagai berikut:
1. T - Toksoplasmosis / Toxoplasma gondii
2. O - Infeksi lain
3. R - Rubella
4. C - Cytomegalovirus
5. H - Herpes simplex virus-2

The "agen lain" termasuk dalam O adalah Coxsackievirus, Sifilis, Varicella-Zoster Virus, HIV, dan Parvovirus B19.
Hepatitis B juga dapat dimasukkan di antara "unsur lain", tapi virus hepatitis B adalah virus besar dan tidak melewati plasenta, karena itu tidak dapat menginfeksi janin kecuali ada istirahat dalam penghalang ibu-janin, seperti dapat terjadi di perdarahan selama melahirkan atau amniosentesis
Akronim ini juga telah terdaftar sebagai obor, untuk toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, herpes simpleks, Sifilis.

Penyakit yang hadir sama, melibatkan jantung, kulit, mata, dan SSP. Mereka semua menyebabkan korioretinitis, mikrosefali, dan kalsifikasi serebral fokal.
Gejala dari infeksi TORCH dapat mencakup demam dan menyusui yang salah. Bayi baru lahir sering kecil untuk usia kehamilan. Ruam petechial pada kulit mungkin ada, dengan bintik-bintik kemerahan atau keunguan kecil karena pendarahan dari kapiler di bawah kulit.
Pembesaran hati dan limpa (hepatosplenomegali) adalah umum, seperti penyakit kuning. Namun, sakit kuning kurang umum di Hepatitis B karena sistem kekebalan tubuh bayi yang baru lahir tidak dikembangkan cukup baik untuk me-mount respon terhadap sel hati, biasanya menjadi penyebab penyakit kuning pada anak yang lebih tua atau orang dewasa. Tunarungu, masalah mata, keterbelakangan mental, autisme, dan kematian dapat disebabkan oleh infeksi TORCH. Sang ibu sering mengalami infeksi ringan dengan sedikit gejala atau tidak.
Hal ini dimungkinkan untuk kondisi genetik (Aicardi-Goutieres sindrom) untuk hadir dalam cara yang sama.

Diagnosa
Ketika pemeriksaan fisik tanda-tanda menunjukkan bayi dari sindrom TORCH, pemeriksa dapat menguji darah, urin, dan cairan tulang belakang untuk bukti infeksi tercantum di atas. Diagnosis dapat dikonfirmasi oleh budaya dari salah satu patogen tertentu atau oleh peningkatan tingkat IgM terhadap patogen.
Pengobatan dan pencegahan

Mikrograf dari tes pap menunjukkan perubahan (kanan atas gambar) yang terkait dengan virus herpes simpleks, infeksi TORCH.
Beberapa infeksi TORCH, seperti toksoplasmosis dan sifilis, dapat diobati secara efektif dengan antibiotik jika ibu didiagnosis awal kehamilannya. Banyak dari infeksi TORCH virus tidak memiliki pengobatan yang efektif, tetapi beberapa, terutama rubella dan varicella-zoster, dapat dicegah dengan vaksinasi ibu sebelum kehamilan.
Jika ibu memiliki herpes simpleks aktif (sebagaimana disarankan oleh tes pap), persalinan dengan operasi caesar dapat mencegah bayi dari kontak, dan akibatnya infeksi, virus ini.

Prognosa
Setiap jenis infeksi TORCH memiliki prognosis yang berbeda. Tahap kehamilan pada saat infeksi juga dapat mengubah efek pada bayi baru lahi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar